REKAN Indonesia Jatim Apresiasi Layanan RSUD Srengat, Desak Pemkab Blitar Percepat Capaian UHC

Penulis : -
REKAN Indonesia Jatim Apresiasi Layanan RSUD Srengat, Desak Pemkab Blitar Percepat Capaian UHC
Pamflet Kegiatan Rekan Indonesia Jatim

BLITAR,Celurit.news — REKAN Indonesia Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Srengat, Kabupaten Blitar. Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut dinilai semakin responsif dan berpihak kepada masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan setelah REKAN Indonesia Jatim melakukan pemantauan dan menerima sejumlah laporan masyarakat terkait inovasi pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien. Sejumlah pembenahan dinilai berdampak nyata pada kenyamanan dan kemudahan akses layanan kesehatan.

Salah satu inovasi yang mendapat sorotan adalah layanan antar jemput pasien. Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama lanjut usia dan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan akses transportasi menuju fasilitas kesehatan.

Ketua REKAN Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon, menyebut layanan tersebut sebagai bentuk konkret pelayanan publik yang humanis. “Layanan antar jemput pasien sangat membantu masyarakat, khususnya lansia dan warga kurang mampu. Ini merupakan bentuk nyata pelayanan kesehatan yang hadir langsung untuk rakyat,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Selain layanan transportasi pasien, sistem pelayanan di poli juga dinilai mengalami peningkatan signifikan. Waktu tunggu pasien disebut semakin singkat dibandingkan sebelumnya.

Menurut Bagus, penataan alur pelayanan yang lebih tertib serta peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan turut berkontribusi terhadap efisiensi layanan. Hal ini dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan daerah.

Kemudahan pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kesehatan juga menjadi perhatian. REKAN Indonesia Jatim menilai kebijakan tersebut mampu memastikan masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pelayanan medis tanpa terhambat persoalan administrasi.

Secara umum, organisasi relawan kesehatan itu menilai langkah RSUD Srengat menjadi contoh positif peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. Inovasi yang berpihak kepada masyarakat dinilai perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Namun demikian, REKAN Indonesia Jawa Timur menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan rumah sakit perlu diiringi dengan perluasan jaminan kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, organisasi tersebut mendorong percepatan capaian Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan di Kabupaten Blitar.

Bagus Romadon meminta Pemerintah Kabupaten Blitar bersama DPRD untuk memperkuat komitmen terhadap perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan. Menurutnya, peningkatan UHC menjadi langkah strategis untuk menjamin perlindungan kesehatan seluruh warga.

“Target UHC sangat penting agar tidak ada lagi masyarakat yang tertunda mendapatkan pelayanan kesehatan karena persoalan biaya. Pemerintah daerah perlu mempercepat perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, percepatan UHC tidak hanya berdampak pada perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan tata kelola pelayanan publik di sektor kesehatan.

REKAN Indonesia Jawa Timur menegaskan akan terus berperan sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus pengawal pelayanan kesehatan publik. Organisasi tersebut berharap sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat memperkuat sistem layanan kesehatan menuju masyarakat Blitar yang sehat, terlindungi, dan sejahtera.

Editor : Redaksi