Beberapa Pangkalan Nakal di Sampang Langgar Aturan , Harga LPG 3 Kg Dipaksa Kembali ke HET
SAMPANG, CELURIT.NEWS – Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, memperketat pengawasan terhadap distribusi elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Sampang. Langkah ini diambil menyusul temuan praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang merugikan masyarakat kecil.
Tim dari Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sampang turun langsung ke lapangan melakukan penyisiran terhadap agen dan pangkalan. Fokus utama pengawasan adalah memastikan harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri Salam, menegaskan bahwa operasi pengawasan masih terus berjalan hingga saat ini. Pemerintah daerah tidak akan memberi ruang bagi praktik penyimpangan distribusi subsidi.
“Harga harus sesuai HET, yakni Rp16.000 di tingkat agen dan Rp18.000 di pangkalan. Tidak boleh ada permainan,” tegasnya, Selasa, 14 April 2026.
Hasil investigasi sementara menunjukkan adanya pelanggaran serius di lapangan. Sejumlah pangkalan terbukti tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pelanggaran pertama adalah tidak dipasangnya papan identitas pangkalan, yang seharusnya menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat. Hal ini dinilai menghambat pengawasan publik.
Pelanggaran kedua, pangkalan menjual elpiji melon di atas HET. Praktik ini dinilai sebagai bentuk eksploitasi terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara pelanggaran ketiga adalah tidak melayani pembelian oleh masyarakat perorangan. Padahal, elpiji subsidi diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan, bukan untuk dibatasi secara sepihak.
Dari hasil sidak tersebut, tercatat sebanyak tujuh pangkalan terindikasi melakukan pelanggaran. Temuan ini langsung dilaporkan ke Pertamina Patra Niaga untuk ditindaklanjuti.
Pemerintah daerah meminta Pertamina segera memberikan sanksi tegas berupa surat peringatan hingga pencabutan izin apabila pelanggaran terus berulang. Langkah ini dianggap penting untuk memberi efek jera.
Pemkab Sampang memastikan pengawasan akan terus digencarkan secara berkala. Sidak lanjutan akan dilakukan guna menutup celah praktik curang dalam distribusi elpiji bersubsidi.
Editor : Redaksi