Pesan Idul Fitri Sekdes Tamberu Barat: Perkuat Persatuan dan Bangun Desa Berbasis Nilai Keagamaan
SAMPANG, CELURIT.NEWS – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, berlangsung penuh khidmat dan makna. Momentum ini semakin istimewa dengan pesan reflektif yang disampaikan Sekretaris Desa Tamberu Barat, Moh. Sufyan Asy’ari,(19/03/2026).
Dalam suasana kemenangan usai menjalankan ibadah Ramadan, Sufyan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas keimanan. Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga momentum evaluasi diri. Ia menekankan pentingnya memperbaiki hubungan antarsesama serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain menjabat sebagai Sekretaris Desa, Sufyan juga dikenal sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Al-Arifin. Perpaduan peran tersebut menjadikannya figur yang memiliki pengaruh kuat, baik dalam bidang pemerintahan maupun pembinaan keagamaan.
Dalam kapasitasnya sebagai aparatur desa, ia berkomitmen memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta program pembangunan desa terlaksana secara efektif dan berkelanjutan. Ia juga aktif mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Sementara di lingkungan pesantren, Sufyan berperan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama. Ia menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan kepada para santri.
Latar belakang pendidikan Sufyan juga menjadi fondasi kuat dalam menjalankan perannya. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka.
Pada tahun 2000, ia menyelesaikan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum. Tiga tahun kemudian, ia lulus dari Madrasah Tsanawiyah di lembaga yang sama.
Pendidikan menengah atas diselesaikan pada tahun 2006 di Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan Islam pada 2011.
Dengan bekal akademik dan pengalaman tersebut, Sufyan dinilai mampu mengintegrasikan nilai keagamaan dalam tata kelola pemerintahan desa. Hal ini terlihat dari pendekatannya yang menekankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual.
Dalam pesan Idul Fitri, ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan sikap saling memaafkan dan meninggalkan perbedaan yang berpotensi memecah belah. Ia menilai persatuan merupakan kunci utama kemajuan desa.
Lebih lanjut, ia mendorong budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial yang harus terus dijaga. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif seluruh warga.
Ucapan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H” yang disampaikan Sufyan menjadi simbol ajakan untuk membangun kehidupan yang lebih harmonis. Ia berharap masyarakat Tamberu Barat dapat terus berkembang menjadi komunitas yang maju, religius, dan sejahtera.
Editor : Redaksi