Dokter IGD dan juru parkir RSUD dr Mohammad Zyn Sampang ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika
SAMPANG, Celurit.news– Seorang oknum dokter umum yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Mohammad Zyn Sampang berinisial M ditangkap Satresnarkoba Polres Sampang karena diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu. Dalam kasus yang sama, polisi juga mengamankan seorang juru parkir rumah sakit berinisial S.(24/07/2026).
Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Andy A. Hasan, membenarkan bahwa M merupakan tenaga medis yang bekerja di rumah sakit tersebut. Namun, ia menegaskan penangkapan dilakukan di luar lingkungan rumah sakit, tepatnya di kediaman dokter yang bersangkutan.
"Saya belum mendapatkan informasi final dari pihak kepolisian. Saat ini proses hukumnya masih berjalan," kata Andy saat dikonfirmasi.
Andy menegaskan manajemen RSUD dr Mohammad Zyn menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkotika. Pegawai yang terbukti positif berdasarkan proses hukum akan dikenai sanksi tegas hingga pemberhentian.
"Kami tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba. Siapa pun yang dinyatakan positif oleh pihak kepolisian akan kami berhentikan dari pekerjaannya," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, manajemen rumah sakit langsung menggelar tes narkoba terhadap seluruh pegawai. Sampel pemeriksaan dikirim ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pengujian lebih lanjut.
Selain itu, pihak rumah sakit juga berencana melaksanakan tes narkoba secara berkala guna memastikan seluruh pegawai terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Sampang, Iptu Yuda Julianto, membenarkan penangkapan kedua terduga pelaku. Menurutnya, keduanya diamankan saat diduga sedang menggunakan sabu dalam sebuah penggerebekan beberapa hari lalu.
"Benar, keduanya diamankan saat menggunakan sabu bersama. Untuk dokter yang bersangkutan, pihak keluarga mengajukan rehabilitasi karena berdasarkan hasil pemeriksaan sementara berstatus sebagai pengguna," ujar Yuda.
Polisi turut mengamankan juru parkir beserta barang bukti narkotika dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua terduga pelaku diduga membeli sabu secara patungan. Hingga kini, penyidik masih mendalami asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
Editor : Faris Reza Malik