453 KPM di Tamberu Timur Sampang Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Warga: Sangat Membantu Kebutuhan Keluarga
SAMPANG, celurit.news – Pemerintah Desa (Pemdes) Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, bersama petugas penyalur menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 453 Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Program bantuan dari pemerintah tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai mampu meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari.(20/06/2026).
Penyaluran bantuan berlangsung di balai desa setempat dengan pengawasan langsung dari perangkat desa dan petugas terkait guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak sesuai data penerima manfaat yang telah ditetapkan.
Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati lokasi penyaluran. Mereka datang secara bergiliran untuk mengambil bantuan yang telah disiapkan. Proses distribusi berlangsung tertib dan lancar berkat koordinasi antara pemerintah desa dan petugas penyalur.
Bagi sebagian warga, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Tidak sedikit penerima manfaat yang mengaku bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Tamberu Timur, Muhammad Samian, mengatakan bahwa program bantuan pangan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap bantuan yang diberikan pemerintah dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Tamberu Timur mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujar Muhammad Samian.
Ia berharap program bantuan sosial semacam ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok ekonomi rentan.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tamberu Timur, Indra Maulana, mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut, kata dia, merupakan hasil dari upaya pembaruan dan perbaikan data yang terus dilakukan pemerintah desa.
"Kami bersyukur karena jumlah KPM bertambah dibandingkan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa proses pembenahan data yang kami lakukan mulai membuahkan hasil. Ke depan, kami akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat dan melakukan validasi data agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran," katanya.
Indra menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk memastikan warga yang memenuhi syarat tidak terlewat dari berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program bantuan. Karena itu, pihak desa akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memperbarui data penerima manfaat secara berkala.
Di sisi lain, kebahagiaan juga dirasakan para penerima bantuan. Azizah, salah seorang KPM, mengaku sangat bersyukur karena untuk pertama kalinya menerima bantuan beras dan minyak goreng dari pemerintah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Desa Tamberu Timur yang telah memperjuangkan masyarakat sehingga kami bisa menerima bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami," tuturnya.
Hal senada disampaikan Ningsih. Ia mengaku bantuan yang diterimanya sangat bermanfaat dan memberikan keringanan bagi ekonomi keluarga. Menurutnya, perhatian pemerintah melalui program bantuan pangan menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat kecil tetap mendapat perhatian.
"Kami berharap program seperti ini terus berlanjut. Kami juga berharap Pemerintah Desa Tamberu Timur terus berbenah dan tetap memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sebelumnya kami belum pernah menerima bantuan seperti ini, sehingga bantuan kali ini benar-benar kami rasakan manfaatnya," pungkasnya.
Editor : Redaksi