Irigasi P3-TGAI Mangga Jaya Bira Tengah Sampang Diduga Bermasalah, Jawaban Pj Kades Picu Kecurigaan Baru

Reporter : celurit.news
Lokasi pengerjaan saluran irigasi P3-TGAI di Bira Tengah ( Foto : Celurit.news).

SAMPANG, Celurit.news – Proyek saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, kembali menuai sorotan setelah adanya dugaan pengerjaan tumpang tindih yang ditemukan di lapangan.(20/11/2025).

Hasil pemantauan Celurit.news menunjukkan bahwa proyek tersebut dikerjakan tepat pada lokasi yang sebelumnya telah memiliki saluran irigasi dan masih layak digunakan.

Baca juga: Baru Dua Bulan Rampung, Proyek Jalan Rp1,9 Miliar di Sampang Retak: Mutu Pekerjaan Dinas PUPR Dipertanyakan

Saluran lama tampak dibongkar, lalu diperbarui kembali melalui proyek P3-TGAI. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa terjadi pengulangan pekerjaan yang berpotensi mengarah pada tumpang tindih anggaran.

Temuan ini memicu pertanyaan publik mengenai urgensi pengerjaan ulang, terlebih saluran lama belum menunjukkan kerusakan berat dan masih berfungsi.

Saat Konfirmasi dilakukan kepada Penjabat Kepala Desa Bira Tengah, Deny kustiyadi sapaan akrabnya , namun jawaban yang diberikan justru menambah keraguan publik terkait transparansi pengelolaan proyek P3A Mangga Jaya.

Saat ditanya siapa pemilik atau penanggung jawab utama proyek, Pj Kades hanya menyatakan singkat:

“Yang punya orang Sampang.” Tidak adanya kejelasan memperkuat dugaan minimnya keterlibatan P3A sebagaimana amanat program tersebut.

Baca juga: Uang Kompensasi Nelayan Rp21 Miliar Terlapor Mengaku Mengalir ke Bupati Sampang

Untuk mendapatkan klarifikasi, Celurit.news menghubungi Asta Hippa Kecamatan Sokobanah, Nanang, terkait sumber anggaran dan kejelasan P3A Mangga Jaya sebagai penerima program.

Nanang menegaskan bahwa proyek tersebut sepenuhnya berasal dari anggaran P3-TGAI dan menolak dugaan adanya tumpang tindih.

“Terkait tumpang tindih sebagaimana informasi panjenengan, saya pastikan tidak. Lokasi yang dikerjakan benar-benar didanai Program P3-TGAI,” tegas Nanang melalui pesan singkat.

Dia menambahkan bahwa pekerjaan dimulai dari galian utuh hingga pasangan batu sesuai standar teknis program. Namun penjelasan tersebut tidak menjawab alasan di balik pembongkaran saluran lama yang masih layak.

Baca juga: Maraknya Bank Keliling Resahkan Warga di Sampang , Sejumlah Rumah Tangga Retak Akibat Tekanan Tagihan Mingguan

Celurit.news kemudian meminta keterangan pelaksana lapangan, Hanafi. Ia mengaku hanya bertugas sebagai pelaksana fisik tanpa kewenangan dalam menentukan lokasi maupun anggaran.

“Mas , saya cuma pelaksana. Yang punya namanya Adi,” ujarnya sambil memberikan nomor pihak yang disebut sebagai penanggung jawab pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, Celurit.news belum memperoleh dokumen resmi terkait struktur organisasi P3A Mangga Jaya. Desa Bira Tengah Kecamatan Sokobanah, Celurit News masih menelusuri pihak terkait, untuk memastikan transparansi dan mencegah potensi penyimpangan anggaran pada pelaksanaan P3-TGAI di Desa Bira Tengah.

Editor : Redaksi

breaking News
Terpopuler
Berita Terbaru