JARNAS-PH dan GaMPI Tanam Ribuan Pohon Kelor di DAS Cibanten, Pemuda Didorong Jadi Garda Depan Jaga Lingkungan
BANTEN, Celurit.news — Jaringan Nasional Pemuda Hijau (JARNAS-PH) bersinergi dengan Generasi Muda Peduli Indonesia (GaMPI) menggelar aksi lingkungan berskala besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibanten, Provinsi Banten, Aksi tersebut ditandai dengan penanaman 1.500 pohon kelor di wilayah hilir Sungai Cibanten, Jalan Sukadana, Kecamatan Kasemen.(25/01/2026).
Kegiatan ini menjadi respons nyata atas meningkatnya ancaman krisis ekologis, khususnya kerusakan daerah aliran sungai yang berdampak langsung pada keseimbangan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
Mengusung tema “Pemuda Jaga Bumi, Selamatkan Masa Depan”, aksi tersebut tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi lahan, tetapi juga diarahkan sebagai upaya strategis memperkuat peran pemuda dalam pelestarian lingkungan hidup.
Ketua Umum JARNAS-PH, Dr. G. Borlak, S.Sos., MM, menegaskan bahwa keterlibatan aktif pemuda dalam aksi lingkungan merupakan kunci keberlanjutan bangsa di tengah krisis iklim global yang semakin nyata.
Menurutnya, persoalan ekologis bukan isu tunggal, melainkan persoalan multidimensi yang menuntut kolaborasi lintas sektor serta kesadaran kolektif masyarakat.
“Krisis ekologis yang kita hadapi hari ini tidak bisa diselesaikan secara parsial. Kehadiran JARNAS-PH bersama GaMPI di DAS Cibanten bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan dan tanggung jawab. Pemuda harus menjadi solusi, bukan penonton,” tegas Dr. Borlak.
Senada dengan itu, Ketua Umum DPP GaMPI, Nini Arianti, SM., MM, menyampaikan bahwa aksi lingkungan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan ekologis di kalangan generasi muda.
Ia menekankan pentingnya kehadiran langsung organisasi pemuda di tengah masyarakat agar gerakan pelestarian lingkungan tidak berhenti pada wacana, melainkan menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan.
“Kami ingin bekerja bersama masyarakat dan meninggalkan dampak positif yang bisa dirawat secara kolektif. Kolaborasi dengan JARNAS-PH adalah langkah strategis untuk memperluas skala dan kekuatan gerakan pemuda peduli lingkungan,” ujar Nini Arianti.
Pemilihan pohon kelor dalam aksi ini didasarkan pada daya adaptasinya yang tinggi, manfaat ekologis bagi bantaran sungai, serta nilai ekonomis dan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan yang melibatkan relawan dan warga setempat, guna membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga ruang hidup dan ekosistem sungai.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.AP, Wali Kota Serang H. Budi Rustandi, S.E, Ketua DPRD Kota Serang H. Muji Rohman, S.H, serta Kapolres Kota Serang AKBP Condro Sasongko, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
JARNAS-PH dan GaMPI menegaskan komitmennya untuk menjadikan aksi ini sebagai program berkelanjutan yang akan digelar di 38 provinsi di Indonesia, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan masa depan bangsa.
Editor : Redaksi