Tumpukan Sampah di Jalur Batulenger–Karangpenang Ganggu Pengguna Jalan, Warga Soroti Minimnya Fasilitas
SAMPANG,CELURIT.NEWS – Tumpukan sampah yang menggunung di jalan poros kabupaten jalur Batulenger–Karangpenang menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut kian memprihatinkan, terutama saat musim hujan, karena sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.(03/04/202.
Di sepanjang jalur tersebut, sampah terlihat berserakan di pinggir hingga meluber ke badan jalan. Air hujan yang turun hampir setiap hari membuat sampah menjadi basah, licin, dan mengeluarkan bau tidak sedap yang menyengat.
Kondisi ini diperparah dengan genangan air di sekitar lokasi, sehingga mempersempit akses jalan. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan demi menghindari potensi kecelakaan.
Beberapa pengguna jalan mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja tanpa penanganan. Mereka menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.
“Kalau hujan, baunya semakin menyengat dan jalannya licin. Ini sangat mengganggu, apalagi kalau malam hari, rawan kecelakaan,” ujar salah satu pengendara yang melintas.
Keluhan serupa juga disampaikan warga sekitar yang merasa tidak nyaman dengan kondisi lingkungan yang kotor. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk segera menangani persoalan tersebut.
Menurut warga, tumpukan sampah didominasi limbah rumah tangga yang dibuang secara sembarangan oleh oknum masyarakat. Minimnya pengawasan membuat lokasi tersebut seolah menjadi tempat pembuangan liar.
Selain itu, warga juga menyoroti kurangnya fasilitas dari pemerintah dalam pengelolaan sampah. Tidak tersedianya tempat pembuangan sementara (TPS) maupun layanan pengangkutan rutin membuat masyarakat kesulitan membuang sampah secara benar.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu utama masyarakat memilih membuang sampah di pinggir jalan. Tanpa solusi konkret, persoalan ini dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin parah.
Jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, seperti pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga menurunnya kualitas infrastruktur jalan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas, baik melalui pembersihan lokasi, penyediaan fasilitas pengelolaan sampah, maupun edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Editor : Redaksi