Rekan Indonesia Dorong Pemkot Kediri Tingkatkan Status KLA Madya Menuju KLA Nindya 2026

celurit.news

KEDIRI, Celurit.News  — Ketua KPW Rekan Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon, mendorong Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas P3AP2KB Kota Kediri untuk meningkatkan capaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari kategori Madya menjadi Nindya pada tahun 2026.

Menurut Bagus Romadon, peningkatan status KLA bukan sekadar pencapaian administratif, namun menjadi indikator nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan hak anak serta perlindungan anak secara berkelanjutan.

Baca juga: Rekan Indonesia Jawa Timur Kirim Surat ke Bupati Kediri Terkait Polemik RS Aura Syifa

“Kota Kediri memiliki potensi besar untuk naik kelas menjadi KLA Nindya. Diperlukan penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat sipil hingga dunia usaha,” ujar Bagus Romadon.

Baca juga: Rekan Indonesia Bedah Regulasi Kesehatan Tulungagung, Bupati: Kritik Menjadi Kunci Perubahan

Ia menegaskan bahwa penguatan kebijakan ramah anak harus menyentuh berbagai sektor strategis, antara lain:
Penguatan Sekolah Ramah Anak
Optimalisasi Puskesmas Ramah Anak
Peningkatan ruang bermain ramah anak
Perlindungan anak dari kekerasan dan perundungan
Partisipasi Forum Anak Daerah dalam pembangunan
Rekan Indonesia Jawa Timur juga siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung implementasi indikator KLA melalui edukasi masyarakat, advokasi kebijakan, serta pengawasan partisipatif.

Sementara itu, capaian KLA Nindya merupakan tingkat penilaian nasional yang menunjukkan daerah telah mampu memenuhi sebagian besar indikator perlindungan dan pemenuhan hak anak sesuai standar nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Baca juga: Rekan Indonesia Jatim Kecam Keras Penolakan Pasien Gawat Darurat: Nyawa Bukan Urusan Administrasi

Bagus Romadon berharap langkah percepatan ini dapat menjadikan Kota Kediri sebagai kota yang aman, inklusif, serta ramah bagi tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Redaksi

breaking News
Terpopuler
Berita Terbaru