SAMPANG, CELURIT.NEWS – Polemik di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang kian melebar. Setelah tunjangan pengurus disebut tak kunjung dibayarkan, kini muncul informasi bahwa pengurus KONI juga sempat dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.(18/03/2026).
Informasi tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 di Malang.
Baca juga: Korupsi Dana PEN Rp12 Miliar di Sampang Mulai Disidangkan, Empat Terdakwa Duduk di Kursi Pesakitan
Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari keluhan konsumsi atlet yang dinilai tidak layak hingga fasilitas tempat tidur yang dianggap jauh dari standar.
Sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, pemanggilan tersebut memang sempat dilakukan oleh pihak Kejari.
“Memang ada pemanggilan terkait beberapa persoalan Porprov 2025 di Malang, termasuk konsumsi atlet dan fasilitas tempat tidur,” ujarnya.
Ia juga menyebut, informasi itu pernah disampaikan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sampang, I Gede Indra Hari Prabowo, dalam sebuah kesempatan.
Baca juga: Terdakwa Kasus Korupsi PEN di Sampang Jalani Sidang Perdana Rabu di Pengadilan Tipidkor Juanda
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak Kejari Sampang belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut.
Di sisi lain, persoalan internal KONI Sampang belum menunjukkan tanda mereda. Sejumlah pengurus mengeluhkan tunjangan bulanan sebesar Rp600 ribu yang disebut belum dibayarkan sepanjang tahun 2025 hingga memasuki 2026.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi dan tata kelola anggaran di tubuh organisasi olahraga tersebut, terlebih di tengah mencuatnya dugaan persoalan fasilitas atlet pada ajang Porprov.
Baca juga: Bupati Sampang Jalani Pemeriksaan Kejari dalam Perkara Dugaan Korupsi BLUD RSUD Mohammd Zyn
Sejumlah pihak mendesak agar KONI Sampang membuka secara terang penggunaan anggaran kepada publik, mengingat lembaga tersebut mengelola dana pembinaan olahraga daerah.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sampang hingga kini belum memberikan keterangan resmi meski telah dikonfirmasi.
Editor : Redaksi