Musholla Kayu Milik Lansia di Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

celurit.news
Warga bergotong royong berupaya memadamkan kebakaran yang melanda musholla berbahan kayu milik lansia di Dusun Ja’ah, Desa Tampojung Pregih, Kecamatan Waru, Pamekasan. ( Doc : Istimewa).

PAMEKASAN, Celurit.news – Sebuah musholla berbahan kayu milik Satije (76), warga Dusun Ja’ah, Desa Tampojung Pregih, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar.(22/07/2026).

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat kejadian, bangunan musholla dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Baca juga: SMAN 2 Pamekasan Tolak Distribusi MBG, Menu Diduga Tak Layak Konsumsi


Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

“Benar, telah terjadi musibah kebakaran satu unit bangunan musholla berbahan kayu milik warga atas nama Ibu Satije (76) di Desa Tampojung Pregih, Kecamatan Waru. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar IPDA Yoni dalam keterangan resminya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang tetangga korban yang melihat kobaran api mulai membesar dari bangunan musholla. Saksi kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Mendengar teriakan tersebut, warga berdatangan dan bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya itu dilakukan untuk mencegah kobaran api merembet ke bangunan dan permukiman di sekitar lokasi.

Setelah berjibaku memadamkan api, warga akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api hingga padam total sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Terduga Penjambret di Pamekasan, Ternyata Perangkat Desa di Tlagah Sampang

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Waru yang dipimpin Kapolsek Waru AKP Zainollah, S.H., langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga melakukan pendataan, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan informasi dan dokumentasi terkait peristiwa kebakaran tersebut.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan petugas di lapangan,” jelas IPDA Yoni.

Baca juga: Juara Dangdut dari Pamekasan Tak Disambut Pemkab, Sultan Madura H.Her Ambil Alih Penyambutan Valen DA7

Akibat kebakaran itu, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp20 juta. Bangunan musholla yang mayoritas berbahan kayu tersebut mengalami kerusakan parah hingga ludes terbakar.

Polres Pamekasan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar seperti kayu.

Masyarakat juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak terdapat sumber api maupun benda yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya saat cuaca panas dan terik.

Editor : Khoirul Anam

INTERNASIONAL
Terpopuler
Berita Terbaru