REKAN Indonesia Kediri Dukung Penghentian Sementara MBG, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Program

Reporter : Bagus Romadon
Ketua Bidang Advokasi dan Pendampingan REKAN Indonesia Kabupaten Kediri, Andrian Zuda Saputra, menyatakan dukungan terhadap penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ( Doc : Bagus Romadon).

KEDIRI, Celurit.news – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan dari REKAN Indonesia Kabupaten Kediri. Organisasi tersebut menilai langkah tersebut perlu dilakukan sebagai momentum untuk mengevaluasi sekaligus membenahi berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program di lapangan.

Ketua Bidang Advokasi dan Pendampingan REKAN Indonesia Kabupaten Kediri, Andrian Zuda Saputra, menegaskan bahwa penghentian sementara program harus dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, bukan sekadar jeda administratif tanpa perbaikan nyata.

Baca juga: Miris! Gedung SDN Bunten Barat 3 Sampang Rusak Parah, Enam Kelas Dipaksa Belajar dalam Satu Ruangan

Menurutnya, Program MBG merupakan program strategis yang memiliki tujuan mulia dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia. Namun, sejumlah temuan dan masukan dari masyarakat menunjukkan masih adanya aspek yang perlu diperbaiki agar program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

"Kami mendukung penghentian sementara Program MBG apabila benar-benar digunakan untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh. Yang terpenting bukan hanya program berjalan, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dengan tata kelola yang baik, transparan, dan bertanggung jawab," ujar Andrian, (23/06/2026).

Ia menilai masa evaluasi harus difokuskan pada penguatan sistem pengawasan, peningkatan standar kualitas makanan, penyempurnaan mekanisme distribusi, serta pengawasan terhadap seluruh rantai pelaksanaan program agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: 453 KPM di Tamberu Timur Sampang Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Warga: Sangat Membantu Kebutuhan Keluarga

Menurut Andrian, pembenahan yang dilakukan saat ini akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan Program MBG di masa mendatang. Karena itu, evaluasi harus dilakukan secara objektif dan melibatkan berbagai pihak agar menghasilkan perbaikan yang komprehensif.

"Pembenahan yang dilakukan hari ini merupakan investasi bagi keberlangsungan program ke depan. Kami berharap setelah evaluasi selesai, Program MBG dapat kembali berjalan dengan kualitas yang lebih baik, lebih tertata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara maksimal," tegasnya.

Baca juga: 150 Calon Warga PSHT Tulungagung Resmi Disahkan, Persaudaraan dan Kerukunan Jadi Pesan Utama

Ia juga menekankan bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan Program MBG. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap proses evaluasi menghasilkan langkah konkret yang mampu memperkuat efektivitas program serta mencegah terulangnya berbagai persoalan yang selama ini menjadi sorotan.

Dengan evaluasi yang menyeluruh, Program MBG diharapkan dapat kembali dilaksanakan dengan standar pelayanan yang lebih baik, sehingga tujuan peningkatan gizi, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Editor : Khoirul Anam

INTERNASIONAL
Terpopuler
Berita Terbaru