SAMPANG, CELURIT.NEWS – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nurul Huda, mengingatkan masyarakat tentang ancaman krisis spiritual di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Mengatasi Krisis Spiritual di Era Digital di Gedung Pertemuan SMKN 2 Sampang. (09/03/2026).
Kegiatan yang digelar di bulan suci Ramadan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, aktivis sosial, hingga insan pers di Kabupaten Sampang.
Baca juga: Korcam SPPG Banyuates Sampang Santuni Ratusan Anak Yatim
Dalam pemaparannya, Nurul Huda menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan media digital saat ini membawa dua sisi sekaligus, yakni manfaat besar bagi kehidupan manusia namun juga berpotensi memicu degradasi moral jika tidak diimbangi dengan penguatan nilai spiritual.
Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial seringkali mempengaruhi cara berpikir, sikap, hingga perilaku masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi pengguna terbesar teknologi digital.
“Era digital tidak bisa kita hindari. Namun masyarakat harus memiliki benteng spiritual agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif yang beredar di dunia maya,” ujar Nurul Huda di hadapan peserta sosialisasi.
Ia menilai penguatan nilai-nilai agama dan moral menjadi kunci penting agar masyarakat tetap mampu menjaga integritas diri di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Baca juga: PKH dan TKSK Sokobanah Sampang Berbagi Ratusan Takjil, Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat terkait berbagai persoalan sosial yang muncul akibat penggunaan teknologi digital secara tidak bijak.
Sejumlah kader Gerakan Pemuda Ansor serta aktivis sosial di Kabupaten Sampang turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan terhadap upaya penguatan moralitas masyarakat.
Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Baca juga: TP PKK dan Dinkes Bangkalan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Nurul Huda menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai spiritual yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Khoirul Anam