KEDIRI , Celurit.news — Komitmen memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat REKAN Indonesia. Salah satunya melalui kehadiran Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3, yang dipersiapkan sebagai sarana transportasi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan.
Dukungan terhadap operasional Mobil Sehat tersebut datang dari Nurhadi, S.Pd., M.H., melalui bantuan berupa stretcher, landasan stretcher, tabung oksigen, dan rotary untuk melengkapi fasilitas Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3.
Ketua KPD REKAN Indonesia Kota Kediri, Abdul Rachman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan yang diberikan Nurhadi.
«“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Nurhadi, S.Pd., M.H., atas bantuan stretcher, landasan stretcher, tabung oksigen, dan rotary untuk Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3. Bantuan ini sangat berarti untuk menunjang kesiapan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Abdul Rachman.»
Menurut Abdul Rachman, kelengkapan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan Mobil Sehat, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi ketika hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan, Mobil Sehat REKAN Indonesia hadir untuk memberikan layanan antar-jemput pasien berobat secara gratis, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan akses transportasi.
«“Mobil Sehat ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada warga yang kesulitan berobat hanya karena terkendala transportasi,” tegasnya.»
Nurhadi: Semoga Semakin Banyak Masyarakat Terbantu
Sementara itu, Nurhadi, S.Pd., M.H., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
«“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Mobil Sehat REKAN Indonesia memiliki peran penting dalam membantu warga yang membutuhkan transportasi untuk berobat. Semoga keberadaan Mobil Sehat ini semakin banyak membantu masyarakat,” ujar Nurhadi.»
Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jawa Timur, Rekan Indonesia Minta Dapur SPPG Diawasi Ketat
Menurut Nurhadi, akses terhadap pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan rumah sakit, puskesmas, maupun tenaga kesehatan. Akses tersebut juga harus mencakup kemampuan masyarakat untuk mencapai fasilitas kesehatan ketika membutuhkan pelayanan atau pertolongan.
Karena itu, keberadaan sarana transportasi kesehatan berbasis sosial dinilai dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dalam membantu masyarakat.
Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3: Bukan Sekadar Kendaraan
Abdul Rachman menambahkan, hadirnya Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3 merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperluas manfaat pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.
«“Ini bukan sekadar kendaraan. Ini adalah sarana untuk membantu masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan untuk berobat, Mobil Sehat REKAN Indonesia diharapkan bisa hadir memberikan solusi,” katanya.»
Baca juga: Rapor Merah JKN Blitar–Tulungagung, Rekan Indonesia Desak Percepatan UHC dan Kepesertaan Aktif
REKAN Indonesia berharap dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk bersama Nurhadi, dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.
Menurut Abdul Rachman, pelayanan kesehatan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi sosial, wakil rakyat, dunia usaha, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
«“Semoga sinergi dan kepedulian ini terus berlanjut. REKAN Indonesia akan terus berkomitmen hadir untuk rakyat dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membantu masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” pungkas Abdul Rachman.»
Mobil Sehat REKAN Indonesia ke-3 diharapkan menjadi bagian dari gerakan pelayanan sosial yang semakin dekat dengan masyarakat—karena akses untuk berobat seharusnya tidak terhambat hanya karena persoalan transportasi.
Editor : Redaksi