Bagus Romadon Apresiasi Langkah BPJS Kesehatan Madiun dan Pemkab Ponorogo Percepat Target UHC 2026

Reporter : Andrian zuda Saputra
Ketua Relawan Kesehatan Jawa Timur, Bagus Romadon, mengapresiasi sinergi BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo ( Andrian).

PONOROGO, Celurit.news – Upaya percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Ponorogo mendapat apresiasi dari Ketua Relawan Kesehatan Jawa Timur, Bagus Romadon. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul digelarnya Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Peningkatan Cakupan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Rapat yang dihadiri Plt. Bupati Ponorogo, Plt. Sekretaris Daerah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengejar target UHC sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Baca juga: Warga Tiron Bangkit Beri Kuasa Hukum kepada Bu Ander, Perjuangan Sengketa Tanah Kas Desa Masuk Jalur Legal

Dalam forum tersebut, masing-masing OPD menyatakan komitmennya menjalankan peran sesuai tugas dan fungsi. Dinas Tenaga Kerja bersama DPMPTSP akan meningkatkan kepatuhan badan usaha dalam mendaftarkan pekerja sebagai peserta JKN, sedangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan mengoptimalkan Program PESIAR untuk memperluas kepesertaan hingga tingkat desa.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, mengungkapkan bahwa percepatan UHC di Kabupaten Ponorogo kini memiliki arah yang semakin jelas.

Berdasarkan hasil pemetaan, masih terdapat sekitar 135 ribu jiwa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk mencapai target cakupan 98 persen. Pemerintah Kabupaten Ponorogo berencana mengoptimalkan pemanfaatan dana SiLPA Tahun Anggaran 2026 guna membiayai kepesertaan masyarakat yang belum terlindungi dengan target penyelesaian pada 1 Desember 2026.

Baca juga: Suara untuk Ibu: Perjuangan Ari Adriansyah dari Pelosok Sampang Menuju Panggung DA8 Demi Mengubah Nasib Keluarga

Menanggapi perkembangan tersebut, Bagus Romadon menilai komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo merupakan langkah konkret dalam memperluas akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

"Sinergi yang dibangun BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo patut diapresiasi. Komitmen ini harus diwujudkan melalui langkah nyata agar seluruh masyarakat memperoleh hak atas jaminan kesehatan secara adil, merata, dan berkelanjutan," ujar Bagus.

Baca juga: Julian Andres, Putra Bunten Barat Lolos Seleksi PERSESA U-17, Jadi Harapan Baru Sepak Bola Sampang

Ia menambahkan, Relawan Kesehatan Jawa Timur siap mendukung percepatan UHC melalui edukasi kepada masyarakat, sosialisasi Program JKN, serta mendorong peningkatan kepesertaan di berbagai segmen.

Menurutnya, kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Kabupaten Ponorogo mampu mencapai target UHC pada 2026 sekaligus memastikan seluruh warga memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal.

Editor : Khoirul Anam

INTERNASIONAL
Terpopuler
Berita Terbaru